Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kerupuk Favorit Pendamping Saat Makan

Kerupuk

Banyak dari sekian jenis makanan, kurang lengkap jika tidak ada makanan pendampingnya yaitu kerupuk. Ketika makan nasi goreng, gado-gado, mi ayam ataupun menu lainnya, adanya kerupuk bisa menambah nikmat menu yang sedang dimakan.

Di beberapa daerah di Indonesia, terdapat berbagai macam jenis kerupuk yang menjadi makanan khas daerah. Bahkan, kerupuk kini banyak dijadikan oleh-oleh ketika ketika mengunjungi daerah tertentu.

Ada beberapa kerupuk yang menjadi favorit banyak orang untuk menjadi pendamping saat makan makanan tertentu. Apa sajakah itu? Simak yuk!

1. Kerupuk Rambak

Siapa sih yang gak tahu sama kerupuk rambak yang hampir pasti ada di berbagai warung dan depot. Kerupuk rambak atau yang juga dikenal dengan sebutan kerupuk kulit ini sering dijadikan sebagai makanan pendamping dalam berbagai menu makanan khas Indonesia seperti sate, soto, gudeg dan jenis makanan lainnya.

Kerupuk rambak terbuat dari kulit sapi atau kerbau. Kerupuk yang satu ini cukup unik karena teksturnya yang mengembang dan garing membuatnya disukai oleh banyak orang. Apalagi saat kerupuk ini dijadikan bahan tambahan untuk membuat krecek, rasanya menjadi kenyal, gurih dan tentunya sangat enak untuk dinikmati walaupun tanpa tambahan bumbu lagi.

Perlu diketahui juga, tekstur dari kerupuk rambak ini didapatkan dari proses perebusan dan pengeringan di bawah terik matahari dengan kurun waktu sekitar 2-3 hari sebelum digoreng. Hal ini lah yang membuat teksturnya menjadi garing dan terasa begitu gurih.

2. Kerupuk Pangsit

Setiap memakan mi ayam, kurang lengkap rasanya kalau tidak ada lauk pelengkapnya yaitu kerupuk pangsit. Rasanya yang garing dan renyah serta aroma daun bawang membuat kerupuk pangsit menjadi salah satu kerupuk favorit banyak orang untuk dijadikan lauk pendamping saat makan. Perpaduan adonan telur, tepung dan porongan daun bawang membuat tekstur kerupuk ini menjadi garing serta membuat rasanya menjadi gurih.

Selain dijadikan pendamping saat makan mi ayam atau menu lain, kerupuk pangsit juga enak untuk dijadikan camilan sehari-hari, apalagi kalau dicocol di caos, rasanya menjadi lebih nikmat.

3. Kerupuk Ikan

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara maritime yang dikelilingi lautan luas sehingga memiliki hasil laut yang melimpah. Berbagai jenis ikan hasil tangkapan banyak dijadikan bahan pembuatan kerupuk. Salah satu daerah di Indonesia yang terkenal dengan kerupuk ikannya yaitu Palembang, yang banyak memproduksi kerupuk ikan berbahan dasar ikan belida maupun ikan tengiri. Jenis kerupuk ini juga nikmat untuk dinikmati secara langsung sebagai camilan sehari-hari.

4. Kerupuk Emping

Ketika makan soto betawi atau soto ayam, kerupuk emping ini bisa menambah nikmat citarasanya. Kerupuk ini terbuat dari biji melinjo yang telah dipipihkan. Kerupuk emping ini memiliki tekstur yang tebal dan padat. Rasanya pun juga unik, terasa gurih dan ada perpaduan rasa antara manis dan pahit.

Kerupuk emping ini juga banyak dijual dalam bentuk yang masih mentah. Sebelum mulai menggorengnya, sebaiknya kerupuk di jemur dahulu di bawah terik matahari langsung agar setelah digoreng menghasilkan rasa garing, gurih dan renyah.

Kerupuk emping ini juga nikmat dimakan langsung sebagai cemilan, apalagi kalau kerupuk emping ini ditaburi dengan sedikit garam. Duh, rasanya lebih nikmat dilidah.

Walaupun rasanya unik dan enak, perlu diketahui juga bahwa kerupuk emping yang terbuat dari biji melinjo ini mengandung kadar kolesterol yang cukup tinggi. Jadi, alangkah baiknya mengonsumsinya secukupnya saja.

Nah, itulah beberapa kerupuk favorit pendamping saat makan yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat!